Tentu kita telah banyak mendengar tentang CCTV dan kegunaannya, Sebagai kamera Pengintai atau sebagai kamera keamanan. beberapa organisasi dan kalangan bisnis lebih banyak menggunakannya untuk keamanan. Seiring waktu berjalan manfaat dan kegunaan CCTV semakin beragam dan memegang peranan penting dalam bidang pengawasan, pemantauan dan kontrol. Sebagai contoh sistem kamera CCTV untuk lalu lintas ataupun jalan tol, Sangat membantu para pengemudi akan informasi arus lalu lintas. Contoh lain untuk organisasi keamanan dan kepolisian, Dapat membantu mereka dalam mengarahkan sumberdaya yang ada.

CCTV telah menjadi alat yang sangat berharga untuk organisasi yang terlibat dalam hubungannya dengan keamanan, Pengawasan di pusat-pusat keramaian dan pemantauan arus lalulintas. Namun disisi lain pemasangan CCTV pada tempat-tempat tertentu terkadang mengundang masalah karena tidak semua orang menyukai kegiatan mereka terekam kamera CCTV dan tentunya direkam tanpa ijin. Mungkin kita pernah mendengar kabar bahwa di sebuah toilet umum di pasangi kamera CCTV, Tanpa sadar kegiatan orang-orang didalam toilet dapat terekam yang seharusnya itu adalah sebuah privacy. Pernah juga tersiar kabar disebuah tempat ganti pakaian wanita dipasangi kamera CCTV berjenis spycamp.

CCTV dapat digunakan untuk segala macam kegiatan subversif, Bahkan teknologi terbaru telah melampaui prediksi para pakar sebelumnya. Sebuah sistem CCTV baru telah dikembangkan yaitu sitem pengenalan wajah dimana operator akam memasukan data pada sistem CCTV dan ketika wajah yang sesuai dengan input data terdeteksi kamera CCTV maka akan mengeluarkan Suara alarm. Selain itu pengembangan CCTV telah mengikuti perkembangan internet ketika kamera CCTV mendeteksi adanya sensor tubuh manusia maka secara otomatis akan mengirimkan Email untuk memperingatkan pemiliknya.

Untuk menertibkan para pengguna CCTV seharusnya dibuat sebuah undang-undang tertentu dimana pemilik dan pengguna CCTV harus bertanggung jawab penuh terhadap sistem CCTV mereka. Di negara Inggris telah diberlakukan undang-undang baru, dimana undang-undang data tahun 1984 telah digantikan oleh undang-undang tahun 1988. Ini adalah sebuah implikasi serius kepada pemilik dan pengguna CCTV utuk membuat mereka secara hukum bertanggung jawab penuh akan operasional, pengelolaan dan penggendalian sistem CCTV mereka. Undang-undang perlindungan Data 1998 mensyaratkan bahwa semua non-domestik Sistem CCTV harus terdaftar pada komisi informasi, Merakapun harus memberikan informasi peringatan kepada orang-orang sekitar dimana mereka memasang CCTV bahwa saat ini meraka telah dipantau dan direkam oleh kamera CCTV.

Terlepas dari positive dan negative sistem CCTV telah banyak digunakan dan jelas telah memberikan dampak yang baik untuk bidang keaamanan, pengawasan dan kontrol. Telah terbukti berkali-kali bahwa orang-orang dan harta benda mereka lebih aman dimana ada sistem CCTV terpasang. Para petugas keamanan cukup terbantu dalam tugasnya dan orang-orang merasa lebih aman di pantau CCTV ketika mereka berada di kerumunan. Namun untuk para pengguna dan pemilik CCTV hendaknya juga mementingkan hak asasi manusia, Peletekan CCTV dan peringatan adanya CCTV mungkin akan lebih baik agar tidak terjadi sesuatu masalah yang tidak kita inginkan bersama.

Sumber : http://www.channelcctv.com

Share →

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>