Meninggalkan rumah saat Bulan Ramadhan Berbahaya lho!

Sering kali Kita khawatir meninggalkan rumah ketika akan pergi Liburan atau mudik ke luar kota. keamanan rumah seringkali jadi penyebab ke khawatiran kita untuk pergi berliburan. tentu saja karena maraknya masyarakat yang pergi mudik membuka peluang bagi para penjahat dan perampok untuk melancarkan aksi mereka.

di kutip dari (//www.aktual.co/) Tren aksi kejahatan yang terjadi saat bulan suci Ramadhan dan jelang perayaan hari lebaran yakni hipnotis. Untuk itu Kepolisian Daerah Metro Jaya menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk selalu waspada terhadap aksi kriminalitas selama bulan Ramadan. Kejahatan selama puasa akan terjadi dengan cara dan modus yang bervariasi.

karena kita biasanya saat lebaran rumah kita hanya di tunggu oleh pembantu atau bahkan kosong tidak ada penjaga/pengawas maka para pelaku kriminal ini dapat menggunakan berbagai cara, dari yang halus sampai dengan pembobolan rumah atau perampokan. maka dari itu pemantauan atau pengawasan jarak jauh sangat di perlukan.

Menggunakan CCTV IP dapat memonitor dari jarak jauh dan membuat sistem keamanan ini dapat melindungi semua jenis tempat selama 24 jam. Setiap jenis lokasi dapat dipantau, dari lokasi konstruksi, depot , pabrik, kantor, sekolah dan perguruan tinggi. Teknologi canggih ini bahkan sudah diterapkan pada bus transjakarta, dan dibeberapa titik cctv sudah dipasang berdekatan dengan lampu merah, agar jika ada yang menerobos saat lampu merah, kendaraan tersebut langsung dilacak dan diproses.

Tapi kebanyakan penggunaan cctv lebih di tekankan untuk mencegah datangnya penyusup atau pencuri. Sebuah sistem CCTV sudah diprogram dapat menunda penyusup. Sama seperti melihat sebuah sistem alarm dipasang, penyusup melihat kamera terpasang dapat memutuskan bahwa itu lebih mudah dan lebih aman untuk pindah ke tempat lain. Ini jauh lebih baik untuk mencegah intrusi daripada berurusan dengan itu setelah itu terjadi.

Serupa dengan di atas, CCTV dapat mengurangi kejahatan-tingkat. Satu studi menemukan bahwa menggunakan CCTV di tempat parkir mengakibatkan penurunan 51% dalam kejahatan, di daerah transportasi umum penurunan 23% dalam kejahatan, dan dalam pengaturan publik, penurunan 7% dalam kejahatan. Bahkan angka terendah, 7%, adalah perbaikan yang signifikan.

Hal ini dapat memiliki manfaat psikologis dan emosional juga. Sebuah sistem CCTV dapat memberikan orang dengan rasa peningkatan keamanan dan ketenangan pikiran, terutama di daerah di mana kejahatan-tingkat yang tinggi.

Sumber : //beritartikel.blogspot.com