<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Cara pasang CCTV &#8211; JakartaCCTV Blog</title>
	<atom:link href="https://blog.jakartacctv.co.id/tag/cara-pasang-cctv/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://blog.jakartacctv.co.id</link>
	<description>Info dan tutorial seputar CCTV </description>
	<lastBuildDate>Mon, 07 Sep 2020 02:36:17 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.4.4</generator>

<image>
	<url>https://blog.jakartacctv.co.id/wp-content/uploads/2019/12/cropped-jakartacctv-blog-logo-2-32x32.png</url>
	<title>Cara pasang CCTV &#8211; JakartaCCTV Blog</title>
	<link>https://blog.jakartacctv.co.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">170361269</site>	<item>
		<title>Ini Dia Jenis Kabel CCTV yang Beredar di Pasaran, Jangan Salah Pilih Ya!</title>
		<link>https://blog.jakartacctv.co.id/ini-dia-jenis-kabel-cctv-yang-beredar-di-pasaran-jangan-salah-pilih-ya/</link>
					<comments>https://blog.jakartacctv.co.id/ini-dia-jenis-kabel-cctv-yang-beredar-di-pasaran-jangan-salah-pilih-ya/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Shara Rahmi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 14 Aug 2020 00:07:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[lainnya]]></category>
		<category><![CDATA[Cara pasang CCTV]]></category>
		<category><![CDATA[CCTV]]></category>
		<category><![CDATA[Kabel CCTV]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://blog.jakartacctv.co.id/?p=3161</guid>

					<description><![CDATA[Sekarang, telah tersedia berbagai jenis kabel CCTV yang beredar di pasaran. Hal ini membuat munculnya cukup banyak pilihan saat akan menggunakan kabel tersebut. Terkadang, karena kurangnya literasi mengenai seperti apa kabel CCTV, adanya pilihan yang ditawarkan justru membuat Anda bingung. Kemungkinan terburuk yang bisa terjadi adalah kesalahan pemilihan karena membeli dengan asal-asalan. Ketika hal yang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Sekarang, telah tersedia berbagai <strong>jenis kabel CCTV </strong>yang beredar di pasaran. Hal ini membuat munculnya cukup banyak pilihan saat akan menggunakan kabel tersebut. Terkadang, karena kurangnya literasi mengenai seperti apa kabel CCTV, adanya pilihan yang ditawarkan justru membuat Anda bingung.</p>
<p>Kemungkinan terburuk yang bisa terjadi adalah kesalahan pemilihan karena membeli dengan asal-asalan. Ketika hal yang demikian terjadi, diri sendiri yang menanggung ruginya. Oleh karena itu, dibutuhkan referensi yang cukup mengenai <strong>jenis kabel CCTV</strong> untuk memilih kabel sesuai dengan yang dibutuhkan.</p>
<h2>Jenis Kabel CCTV yang Beredar di Pasaran</h2>
<p>Kabel CCTV sangat dibutuhkan untuk menggabungkan antar komponen yang terdapat dalam CCTV. Jenis dari kabel tersebut tidak hanya satu, tetapi ada tiga. Berikut uraian lengkapnya:</p>
<h3>1.      Kabel Coaxial</h3>
<p>Kabel ini hanya mempunyai satu jalur, yaitu untuk video. Keberadaannya digunakan khusus untuk menyambungkan video. Ketika menggunakan kabel ini, kabel power dapat disambungkan dengan penambahan sendiri. Kabel coaxial pun belum dilengkapi dengan konektor, sehingga harus memadangnya terlebih dahulu untuk menggunakan kabel satu lini ini. Kelebihan yang dimiliki kabel ini adalah tidak perlu takut kurang, karena setiap satu gulung panjangnya 300 meter, sehingga sangat cocok untuk digunakan bagi CCTV yang jaraknya jauh dengan sumber listrik.</p>
<h3>2.      Kabel Coaxial dan Power Cable</h3>
<p>Berbeda dengan kabel coaxial biasa, kabel coaxial yang disertai power cable memiliki 2 jalur pada bagian adaptor. Yang menjadi pembeda paling signifikan dari kabel ini dengan kabel coaxial biasa adalah banyaknya kabel yang diperlukan ketika ingin menggunakan.</p>
<p>Untuk memakai kabel yang ini, hanya perlu menarik 1 kabel untuk menampilkan video dalam satu kamera. Hal ini membuatnya lebih praktis untuk digunakan. Namun, kabel ini masih belum dilengkapi dengan jalur audio, sehingga apabila akan menggunakan audio harus menggunakan kabel tambahan. Di samping itu, adanya power cable membuat adaptor tidak perlu berada di dekat kamera.</p>
<h3>3.      Kabel Kamera CCTV 3 Jalur</h3>
<p>Seperti namanya, kabel CCTV jenis ini terdiri dari  jalur utama, yaitu jalur untuk adaptor, video, dan audio, dengan konektor yang sudah terpasang secara langsung. Masing-masing jalur tersebut ditandai dengan kabel yang berbeda, yaitu putih, kuning, dan merah.</p>
<p>Jalur adaptor atau power sudah memiliki konektor DC dengan dua ujung yang berbeda. Konektor DC yang berjenis female disambungkan secara langsung ke adaptor, sedangkan yang berjenis male disambungkan ke kamera. Jadi, adaptor dan kamera tidak perlu berdekatan saat meletakkannya. Hal ini yang kemudian membuat kabel kamera CCTV 3 jalur dijuluki memiliki tingkat kepraktisan yang baik.</p>
<p>Untuk jalur video, kabel ini telah dilengkapi dengan konektor RCA, sehingga ketika kamera ataupun perlengkapan lain yang berhubungan menggunakan konektor BNC, Anda hanya perlu untuk menambahkan konektor RCA female dan BNC male. Lalu, untuk jalur audio, sudah dilengkapi dengan konektor RCA, sehingga tidak memerlukan tambahan konektor lagi.</p>
<p>Namun, kekurangan dari kabel 3 jalur adalah panjangnya, sehingga tidak begitu cocok digunakan untuk jarak jauh. Bisa disimpulkan, masing-masing kabel CCTV memiliki kelebihan dan kekurangannya. Karena itulah penting untuk membeli dan menggunakan yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Apakah memerlukan semua jenis atau salah satunya saja.</p>
<p>Setelah mengetahui berbagai <strong>jenis kabel CCTV</strong> lengkap dengan kekurangan dan kelebihannya masing-masing, Anda dapat memutuskan kabel mana yang paling tepat untuk memenuhi kebutuhan kabel CCTV. Dengan demikian, tidak ada penyesalan setelah membeli. Jadi, lebih baik memiliki pengetahuan yang cukup sebelum membeli, agar tidak salah pilih.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://blog.jakartacctv.co.id/ini-dia-jenis-kabel-cctv-yang-beredar-di-pasaran-jangan-salah-pilih-ya/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">3161</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Cara Mudah Melakukan Pemasangan CCTV Sendiri Dirumah (DVR Xmeye + Settingan Online)</title>
		<link>https://blog.jakartacctv.co.id/cara-mudah-melakukan-pemasangan-cctv-sendiri-dirumah-dvr-xmeye-settingan-online/</link>
					<comments>https://blog.jakartacctv.co.id/cara-mudah-melakukan-pemasangan-cctv-sendiri-dirumah-dvr-xmeye-settingan-online/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Shara Rahmi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 16 Jul 2020 02:34:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[CCTV]]></category>
		<category><![CDATA[Cara pasang CCTV]]></category>
		<category><![CDATA[Cara pasang CCTV sendiri]]></category>
		<category><![CDATA[manfaat memasang cctv]]></category>
		<category><![CDATA[memasang]]></category>
		<category><![CDATA[tips memasang cctv]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://blog.jakartacctv.co.id/?p=3061</guid>

					<description><![CDATA[Cara pasang CCTV sendiri saat ini menjadi informasi paling penting yang dibutuhkan oleh banyak orang. Karena, cara pemasangannya ini terbilang mudah seperti yang sudah dijelaskan tahap demi tahap pada kemasan DVR. Dengan demikian, sayang jika harus mengeluarkan untuk untuk menyuruh teknisi. Bahkan, Anda bisa melakukan setting sendiri sesuai bagaimana yang diinginkan. Tapi jika dirasa sulit [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Cara pasang CCTV sendiri </strong>saat ini menjadi informasi paling penting yang dibutuhkan oleh banyak orang. Karena, cara pemasangannya ini terbilang mudah seperti yang sudah dijelaskan tahap demi tahap pada kemasan DVR. Dengan demikian, sayang jika harus mengeluarkan untuk untuk menyuruh teknisi. Bahkan, Anda bisa melakukan setting sendiri sesuai bagaimana yang diinginkan.</p>
<p>Tapi jika dirasa sulit memahami bagaimana cara pemasangannya maka Anda bisa mencari informasi tutorial pemasangan di internet yang bahasanya lebih mudah dipahami. Mungkin jika setelah melakukan semua prosesnya terjadi masalah, Anda tidak perlu khawatir karena biasanya masalah yang akan terjadi adalah gambarnya tidak muncul. Cara mengatasinya hanya dengan menggoyangkan kabel hingga gambar muncul. Asalkan kabe tidak dalam kondisi terlipat atau terputus.</p>
<p>Sebelum mengetahui bagaimana cara pemasangannya, apakah Anda sudah mengetahui apakah CCTV itu? Nah, CCTV ini adalah salah satu teknologi canggih yang dibutuhkan oleh kebanyakan orang untuk membantu pengawasan suatu tempat terutama di toko, kantor, atau rumah sekalipun.</p>
<h2>Cara Pasang CCTV Sendiri</h2>
<p>Agar Anda bisa memasangnya dengan mudah, maka bisa mengikuti step by step <strong>cara pasang CCTV sendiri </strong>berikut :</p>
<h3>1.     Menghitung Jarak</h3>
<p>Dalam menentukan letak CCTV, Anda harus memperhitungkan jaraknya terlebih dahulu pada titik yang sudah ditentukan. Tahap awal ini juga akan dibutuhkan ketika harus menyiapkan kabel. Dengan begitu, Anda tidak akan dibuat pusing mencari akal guna mengatasi masalah kabel yang terlalu panjang atau pendek.</p>
<p>Lalu, jangan lupa pastikan sudut dari CCTV sudah sesuai dengan kebutuhan. Jika tipe CCTV memang jangkauannya tertentu, maka Anda bisa memilih tambahan unit atau melakukan beberapa alternatif lainnya.</p>
<h3>2.     Tes Kabel</h3>
<p>Setelah diperhitungkan, maka lakukan tes kabel menggunakan tester untuk menghindari masalah pada kabel seperti terputus. Karena, jika sampai masalah seperti ini terjadi maka akibatnya Anda harus membeli kabel lagi.</p>
<h3>3.     Menyiapkan Alat</h3>
<p>Siapkan alat-alat yang dibutuhkan, yaitu palu, bor, lakban hitam, tang potong dan jepit, kabel roll, tali ris, serta obeng min dan plus. Dalam proses pemasangan, pastikan Anda meletakkan semua alat tersebut di tempat yang mudah dijangkau agar mempercepat proses pemasangan.</p>
<h3>4.     Membuat dan Memasang Kabel CCTV</h3>
<p>Buatlah kabel setidaknya memiliki panjang 50 cm, kemudian pasangkan pada konektor BNC yang kemudian dihubungkan pada kamera CCTV dan DVR. Nah, setelah Anda selesai menghubungkan kabel sebaiknya melakukan pengecekkan terlebih dahulu apakah gambar sudah tampil pada monitor atau belum sekaligus mengecek apakah ada masalah pada kabel atau tidak.</p>
<p>Nah, meskipun Anda menggunakan <strong>cara pasang CCTV sendiri</strong>, pastikan dalam pengerjaannya kabel bisa terpasang dengan rapi. Hindari pemotongan kabel sebelum terpasang dengan baik untuk menghindari terjadinya perpendekan kabel. Jika masalah seperti ini sampai terjadi, maka dengan terpaksa Anda harus membeli kabel lagi dan melakukan proses pemasangan kembali. Itulah mengapa di setiap prosesnya harus dilakukan secara baik dan perlahan.</p>
<h3>5.     Cek Monitor Kembali</h3>
<p>Untuk memastikan bahwa CCTV sudah siap digunakan, maka apabila setiap prosesnya sudah dilakukan jangan bosan-bosan untuk mengecek monitor kembali. Tidak jarang masalah seperti tidak muncul gambar terjadi karena masalah pada kabel atau lainnya. Jika sudah bekerja dengan baik, Anda sudah bisa memantau rumah, toko atau kantor dari layar monitor saja.</p>
<p>Cukup mudah bukan untuk bisa menerapkan <strong>cara pasang CCTV sendiri</strong>? Tanpa harus menyewa teknisi Anda bisa melakukannya dengan baik secara mandiri. Dengan begitu, posisi sudut pemasangan bisa dipikirkan secara matang tanpa harus terburu-buru. Pastikan setiap tahap pemasangan dilakukan perlahan agar tidak menimbulkan masalah pada kabel.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://blog.jakartacctv.co.id/cara-mudah-melakukan-pemasangan-cctv-sendiri-dirumah-dvr-xmeye-settingan-online/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">3061</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
