Resolusi CCTV yang Cocok Untuk Rumah dan Kantor

0
115
Resolusi CCTV yang cocok untuk rumah dan kantor
Resolusi CCTV yang cocok untuk rumah dan kantor

Setiap kamera CCTV, pasti memiliki resolusi CCTV sebagai penanda kualitas dari hasil rekamannya. Secara umum, resolusi merupakan ukuran terhadap tingkat ketajaman gambar hasil bidikan yang dihasilkan oleh sebuah monitor. Mendengar kata ini barangkali yang terlintas dalam pikiran adalah derajat kejelasan yang diperoleh dari jepretan kamera pengambil foto biasa.

Nah, mengenai hal tersebut, perlu diketahui semua foto dan video yang didapat dari seluruh jenis kamera mempunyai ukuran kerapatan tertentu, yang besar kecilnya berbeda antara yang satu dengan lainnya. Lalu, seperti apa resolusi CCTV yang sebaiknya digunakan?

Pemilihan Resolusi CCTV

Dalam penggunaan CCTV, sebaiknya Anda memperhatikan seperti apa taraf kejelasan hasil tangkapan. Sebab, hal ini akan mempengaruhi kemampuan alat pengaman tersebut dalam mengawasi dan membidik situasi di sekitarnya.

Kamera CCTV dengan resolusi rendah, cenderung mengakibatkan gambar yang diperoleh di layar monitor buram, tidak terlihat dengan jelas. Akibatnya, pendeteksian sulit dilakukan karena objek tidak mudah dikenali. Begitu pula sebaliknya dengan yang berkualitas tinggi. Yang demikian akan menyajikan setiap adegan dan subjeknya, pelaku kegiatan, terlihat jelas dan bagus, sehingga gampang diteliti.

Pemakaian kamera pengintai yang bertaraf rendah tidak bisa menghasilkan bidikan yang optimal. Lain halnya dengan yang derajat ketajamannya tinggi, yang membuat hasil rekaman terlihat secara mendetail dalam monitor.

Resolusi CCTV yang Tepat Digunakan

Untuk menentukan baik buruknya, rapat tidaknya, atau tinggi rendahnya resolusi dari sebuah kamera pengintai, Anda harus memahami standar yang ada. Ada dua jenis CCTV, yaitu analog yang diukur dengan satuan TVL dan digital dengan resolusi yang sering dipakai 960H, D1, dan CIF.

Berikut akan dipaparkan penggolongan dari kerapatan yang dimiliki kamera CCTV analog (TVL):

  • CCTV yang mempunyai resolusi di bawah 350, berada pada kisaran 320-350 TVL, termasuk ke dalam golongan kamera dengan kualitas rendah. Karena itu, hasil rekamannya cenderung blur dan susah terdeteksi.
  • Kamera pengintai dengan resolusi antara 350-420, sekitar 350-450 TVL, termasuk kamera yang memiliki ketajaman menengah. Gambar yang dihasilkan cukup terlihat, tetapi kurang halus.
  • Alat pengawas yang beresolusi 450-520, atau disamakan dengan 450-540 TVL, berarti mempunyai tingkat kerapatan standar. Jadi, hasil bidikannya cukup tajam dan mendetail.

Untuk kamera digital CCTV, uraian satuan resolusinya yaitu:

Jenis Resolusi Ukuran Pada Sistem Layar NTSC Ukuran Pada Sinyal PAL
960H 960 x 480 pixel 960 x 576 pixel
D1 704 x 480 pixel 720 x 576 pixel
CIF 352 x 240 pixel

 

Berkaca dari seluruh kisaran ukuran kerapatan yang telah dipaparkan, maka apabila Anda menginginkan hasil yang paling maksimal, sebaiknya memilih sebuah kamera CCTV yang spesifikasi resolusinya standar, di antara 450-540 TVL dan menggunakan jenis resolusi 960H pada kamera CCTV digital. Kualitas yang diberikan ini akan sebanding dengan harganya. Ketika memilih sebuah kamera pengawas dengan resolusi yang baik, anggaran yang harus dikeluarkan pun relatif lebih tinggi dibandingkan dengan kamera yang tingkat ketajamannya rendah.

Namun, semua kembali pada anggaran yang telah disusun. Alangkah baiknya untuk menentukan biaya yang akan dikeluarkan sebelum memilih yang paling baik. Untuk pengintaian secara maksimal, akan lebih baik dengan memilih kamera resolusi tinggi, baik yang berjenis digital maupun analog. Keduanya memiliki kelebihan dan kekurangan tersendiri.

Setelah mengetahui kerapatan yang ada pada CCTV, Anda bisa memutuskan yang paling cocok untuk rumah dan kantor.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here